Brand KPI – Consumer Disposition Funnel

Setelah tau apa itu Brand Management dan apa aja scope nya, sekarang kita coba bahas tentang Key Performance Indicator dari sebuah brand. Key performance indicator ini nantinya akan menggambarkan brand health, termasuk juga seberapa baik equity yang sudah dibangun.

KPI pertama yang paling lumrah di kalangan anak brand adalah Consumer Disposition Funnel (CDF), atau kadang disebut Brand Funnel.

CDF adalah salah satu KPI yang paling sakti, karena bisa kasih tau masalah utama dari sebuah brand.

Dengan kata lain, dari sini kita bisa tau apa yang bikin jualan kita ga maksimal. Bukan berarti gausah liat data lain ya, tapi KPI ini bisa kasih indikasi kuat aja..

Sesuai dengan namanya, basically funnel ini menggambarkan perjalanan atau proses seorang konsumen dalam mengadopsi sebuah brand. Mulai dari Awareness – Consideration – Trial – Repeat – Regular – dan Loyal. Garis bawahi, karena namanya funnel (bukan tunnel), biasanya makin dalam jumlahnya semakin kecil. Perfect banget kalo ada brand yang CDF nya berbentuk tunnel (conversion rate maksimal), pasti jualannya udah banyak banget, sayangnya gw belum pernah liat satu pun brand yang kaya gitu.

Jadi makhluk apakah itu CDF? Apa juga itu conversion rate disebut-sebut? Mari kita bahas satu persatu..

Consumer Disposition Funnel (CDF)

Di atas ini adalah contoh dari brand funnel, anggaplah punya nya brand X, angka didalamnya gw ngarang, untuk bantu jelasin aja nantinya.

Now, apakah arti masing-masing stage dan angka didalam kolom berwarna biru?

  • Awareness: menggambarkan seberapa banyak target konsumen yang TAU akan produk atau brand kita.
  • Consideration: menggambarkan seberapa banyak target konsumen yang MEMPERTIMBANGKAN untuk membeli produk kita, di tahap ini, bisa dibilang konsumen udah suka sama brand nya (bukan produk, karena mereka belum coba produknya di tahap ini).
  • Trial: menggambarkan seberapa banyak target konsumen yang SUDAH MENCOBA produk kita. Baiknya dibagi dua, dipisah antara mereka yang coba nya beli sendiri, dan yang coba nya dikasih atau minta dari temen, karena menunjukkan level of interest yang berbeda.
  • Repeat: menggambarkan seberapa banyak konsumen yang SUDAH PERNAH MENCOBA produk kita, namun membeli lagi produknya. Kadang disebut juga occasional user, karena mereka yang ada di stage ini adalah mereka yang konsumsi produk kita dan produk lain, tapi masih lebih banyak produk lainnya.
  • Regular: menggambarkan seberapa banyak target konsumen yang MEMBELI produk kita sebagai produk utama mereka. Artinya, mereka masih mengonsumsi produk lain, tapi lebih banyak produk kita nya.
  • Loyal: menggambarkan seberapa banyak target konsumen yang HANYA MEMBELI PRODUK KITA tanpa membeli produk lain yang sejenis.

Nah, kalo angka yang ada di lingkaran kuning itu namanya conversion rate, menggambarkan seberapa sehat brand kita untuk bisa membawa target konsumen yang ada di sebuah stage untuk lanjut ke stage berikutnya.

Abis ini gw masih akan bahas lebih detail tentang stage Awareness, karena lumayan banyak hal yang penting didalamnya. Akan dibahas juga cara menganalisa angka-angka yang ada di sebuah funnel. Tapi berhubung artikel ini udah lumayan panjang, akan gw bahas di artikel berikutnya.

Nantikan kelanjutannya ! 😀

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: