Gw udah bikin konten sesuai arahan di artikel sebelumnya, tapi kok performance ga naik-naik? Konsepnya payah nih ! Cari di web lain aja ah…

Eitsss tar dulu.. Bener banget kalo kita harus menyesuaikan konten dengan funnel objective kita, tapi ya ga bisa sembarang konten juga.. Kalo kontennya kurang engaging, ya ga akan nyangkut juga target consumer kita…

Emang konten yang bener tuh yang gimana? Banyak banget teori tentang ini, tapi dari pengamatan gw pribadi, dan masukan juga dari temen-temen gw yang jago digital, kurang lebihnya ini beberapa kriteria konten yang bisa bikin target consumer kita nyangkut :

  • Relevant: ini yang menurut gw paling penting, makanya gw bahas pertama. Apalah artinya sebuah konten yang bombastis kalo target audience nya gabisa relate? Ngapain bahas kehidupan sosialita kalo target consumernya kelas ekonomi menengah? Atau yang lebih ekstrim, ngapain bahas gadget terbaru kalau target consumer nya cuma suka yang konvensional? Pada intinya, pastiin konten kita masih dalam wilayah ketertarikan si target, dan masih ‘napak’ ke dunianya mereka. Jangan sampe muncul pikiran, ‘konten ini bukan buat gw’.
  • Attractive / Unique: beda beda beda beda ! Kalo kontennya gitu-gitu aja, kenapa mereka harus engage sama platform kita? Toh udah banyak di platform lain. Cari bahasan yang beda, yang mungkin ga pernah dibahas platform lain, yang gapernah kebayang itu bisa jadi konten, buat mereka ngangguk-ngangguk sambil bilang ‘ini yang gw cari’.
  • Responsive: coba cari bahasan yang lagi hits di kalangan netizen, terus bahas dengan style platform kita, secara bahasa, point of view, dll. Percaya deh, ini bantu banget untuk improve organic /earned media kita. Eh tapi-tapi, kalo emang tema nya kejauhan, ya jangan dipaksain juga, malah bingun entar regular audience kita.
  • Design: konten bukan tentang dagingnya doang, tapi bungkusnya juga penting. Gabisa dipungkiri, masih banyak orang yang nilai buku dari cover nya. Dengan punya desain menarik, lebih besar kemungkinan orang untuk tertarik explore isinya.
  • Call to action: nah yang ini ga kalah penting, jangan berharap orang lain mau lakuin apa yang kita mau kalau kita gapernah bilang. Mau mereka komen? Kasih call to action buat komen di akhir konten. Mau mereka repost? Trigger mereka buat sebarin konten setelah baca. Kalo kata orang, hidup itu sementara, kalo mau sesuatu ya bilang aja gausah dipendem-pendem dan berharap orang sadar sendiri.

Baiknya hal-hal diatas diaplikasi-in ke semua konten kita, ga cuma konten attract doang, tapi juga konten engage dan sustain, harusnya engagement level konten kita akan lebih baik, yang pada akhirnya akan improve overall performance kita di digital. Kalo engga? Kabarin gw, biar kita bisa discuss dan cari bareng solusinya.

Selamat mencoba!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s